BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI MEDIAONLINE "LAPANAM NEWS""

Praktek Mafia Marak di Kabupaten Mentawai

MENTAWAI | Mafia marak di kabupaten Kepulauan mentawai, mulai dari oknum birokrasi sampai oknum pengusahanya melakukan praktek kotor yang menyimpang dan melanggar aturan seperti pengusaha resort, pengusaha BBM, pengusaha kayu dan masih banyak yang lainya.

Salah satunya yang berhasil diliput oleh awak media dan LSM pada hari Jumat 27/10/23, berdasarkan informasi dari masyarakat bahwasanya ada kapal dan tongkang yang ber merek dinding TB. PRIMA BAHARI bersandar di Jeti perusda Mentawai untuk memuat kayu log sekitar 1300 M3 banyaknya, dan diduga Jeti perusda tersebut belum mengantongi izin yang lengkap untuk melakukan kegiatan bongkar muat ke kapal.

Ketika hal tersebut di konfirmasi kepada kesyahbandaran wilayah kerja Tua pejat bapak Tamrin, beliau membenarkan bahwasanya memang benar ada kapal tongkang dari Gresik Semarang lagi melakukan kegiatan bongkar muat di pelabuhan Simaobok.

Ketika dicecar dengan pertanyaan apakah kegiatan kapal tongkang yang sandar di Jeti perusda mentawai tersebut sudah memenuhi persyaratan serta izin garis pantainya untuk bisa sandar dan melakukan bongkar muat, namun Tamrin yang merupakan kesyahbandaran yang sudah puluhan tahun bekerja disana pura - pura bodoh dan bingung seolah tidak mengerti dengan aturan tersebut.

Bahkan beliau menelpon temannya yang di sioban apakah memang ada aturan tentang izin garis pantai tersebut, Untung temannya yang di sioban bilang kalau kegiatan bongkar muat di pelabuhan simaobok Jeti perusda tersebut kalau belum mengantongi izin garis pantai yang dikeluarkan oleh departemen pelayaran dan kelautan,maka kesyahbandaran tidak boleh atau menerima dan memproses surat persetujuan berlayar ( SPB) atas kapal tersebut ujar Gomes kepada Tamrin selaku Syahbandar di Tua pejat.

Kemudian Tamrin juga menelpon satu orang lagi temannya yang merupakan sejawatnya di kesyahbandaran Tua pejat, Lubis yang lagi cuti. Lantas memberikan telpon tersebut kepada awak media, Lubis coba untuk mengajak kerjasama dengan meminta solusi damai dan agar media tutup mata saja dalam melihat kegiatan tersebut.

Patut diduga kuat bahwasanya Lubis dan Tamrin inilah aktor dan otaknya mafia pelayaran yang selalu memuluskan kapal atau kegiatan bongkar muat illeggal kapal dengan tetap mengeluarka surat persetujuan berlayar ( SPB ).

Seperti kasus kapal Bakat Menuang yang membuat Kadis perhubungan kabupaten Mentawai di copot dari jabatanya karena mengoperasionalkan kapal Bakat Menuang demi keuntungan pribadinya.

Berdasarkan pengakuan Tamrin mereka berdua dengan Lubis selaku kesyahbandaran yang keluarkan izin untuk berlayar kapal Bakat Menuang tersebut, akhirnya menjadi masalah dan kasusnya saat ini tengah diusut pihak polres mentawai.

Awak media juga mencoba menghubungi pemilik kayu seorang pengusaha kaya disana inisial SDH untuk kejelasan persoalan perizinan bongkar muat tersebut, namun setelah dicoba beberapa kali dihubungi  melalui selulernya tidak merespon.

Untuk itu awak media menelpon kapolres kabupaten Mentawai dan menginformasikan kepada Kapolres bahwasanya ada kegiatan loading kayu log  di Jeti perusda yang terindikasi kuat belum memenuhi kelengkapan surat izin garis pantai.

Sampai berita ini tayang SDH masih belum bisa di konfirmasi, Tunggu edisi selanjutnya.

Bersambung.....

Tim

Posting Komentar

0 Komentar